Pitch Perfect

Review Pitch Perfect 2 : The Bellas Are Back!

Untuk penggemar film musical-comedy Pitch Perfect yang sudah menunggu-nunggu sequel ke duanya, the wait is over! Film ke dua arahan sutradara Elizabeth Banks  yang mulai release di US 15 Mei 2015 lalu, akhirnya tayang di bioskop-bioskop Indonesia pada 27 Mei 2015. Dari sukses film pertamanya yang release di 2012, Pitch Perfect 2 memang sudah dinanti para penggemarnya yang ingin melihat kembali performance The Barden Bellas dan grup akapela seuniversitasnya Trablemakers.

Di Pitch Perfect 2 ini Anna Kendrick (Beca), Rebel Wilson (Fat Amy), Brittany Snow (Chloe), Skylar Astin (Jesse) dan beberapa pemain lainnya masih menjadi line up utama. Namun, untuk memberikan suasana baru dihadirkan satu karakter yaitu Emily Junk yang diperankan oleh Hailee Steinfeld yang backgroundnya adalah anak dari salah satu alumni Bellas dan sangat berbakat dalam menciptakan lagu.

The Barden Bellas

The Barden Bellas

Setelah memenangkan national competition, The Barden Bellas cukup dikenal dan diundang untuk tampil dalam acara ulang tahun Presiden Barack Obama. Tetapi performance meraka kali ini berubah menjadi disaster, dengan adanya insiden “Fat Amy’s Solo”. Dengan inseden yang dianggap membuat malu dunia akapela, Barden Bellas dilarang tampil dalam show akapela apapun. Setelah bernegosiasi, akhirnya Beca dan asosiasi akapela membuat persetujuan kalau Barden Bellas boleh kembali tampil apabila berhasil memenangkan World Accapella Competition. Dianggap sekeptis bisa memenangkan kompetisi tersebut, mereka bertekad untuk menampilkan yang terbaik. Namun, ada saja rintangannya, Beca yang sudah menginjak semester akhir mengambil internship di sebuah recording studio yang membuat konsentrasinya pecah. Ditambah lagi kompetitor mereka salah satunya Das Sound Machine dari Jerman dirasa menjadi lawan yang tangguh kali ini.

Dari summary plot diatas pasti sudah bisa ditebak endingnya kan? Yap, The Barden Belas wins the competition. Secara alur cerita, menurut saya Pitch Perfect 2 ini tidak semenarik film pertamanya. Beberapa part adalah duplikasi film pertama seperti duel akapela, yang difilm pertamanya adalah part riff off, sehingga agak bisa ditebak kira-kira apa scene selanjutnya. Bumbu-bumbu romance dan komedi juga tidak sepas pendahulunya. Jadi ibaratnya dari segi cerita, Pitch Perfect 2 ini masih belum bisa move on dari film pertamanya dan cenderung menurun.

Final Performance
Final Performance

Namun dilihat dari permormance aktornya, terlihat jika mereka lebih menguasai peran mereka. Dari koreo dan cara bernyanyi yang lebih kompleks, para pemainnya cukup menunjukkan kemampuan mereka. Untuk soundtrack dalam sequel ke dua ini, bisalah untuk dijadikan tambahan playlist baru. Lagu closing dalam final performance The Barden Bellas di kompetisi World Accapella berjudul Flashlight yang originalnya dinyanyikan oleh Jessie J tampaknya berhasil menutup film ini dengan baik. Dilihat dari grossingnya film ini berhasil mengalahkan film pertamanya sekaligus memecahkan rekor film musical School of Rock sehingga menjadi the highest grossing musical comedy film of all time yang menurut saya itu adalah effect dari sukses film pertamanya. Maybe because the audience put high expectation to this sequel after 3 years waiting. Overall, bisa dikatakan film berdurasi 114 menit ini is below expectation, tetapi bolehlah direkomendasikan untuk tontonan weekend bagi para movie lovers yang membutuhkan tontonan ringan dan segar.

My Rate : 6/10

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>