Pertunjukan Tari Di Keraton Yogyakarta

Pertunjukan Tari Di Keraton Yogyakarta

Jadi tidak seperti kebanyakan orang yang memang sengaja datang untuk berlibur, saya biasanya mengexplore Jogja kalau kebetulan ada keperluan di Jogja dan ada spare time. Seperti akhir minggu kemaren, ada acara hari Sabtu dan hari Minggunya kosong. Karena bingung mau ngapain, saya akhirnya iseng-iseng browsing ‘event yogyakarta agustus 2015′. Dan muncul lah beberapa opsi di halaman pertama, salah satunya Pertunjukan Tari di Keraton Yogyakarta. Setelah dibaca-baca ternyata pas banget pertunjukan tari ini rutin digelar setiap hari Minggu. Dengan pertimbangan lokasinya yang tidak begitu jauh dari rumah kakak saya, saya pun meluncur ke TKP.

Menurut informasi, pertunjukan tari ini dimulai dari pukul 10.00 sampai 12.00 di Bangsal (Pendopo) Sri Manganti, Keraton Yogyakarta. Bangsal Sri Manganti ini posisinya ada bagian belakang keraton, jadi kalau yang menggunakan kendaraan pribadi bisa parkir di halaman depan keraton dan berjalan kaki sekitar 200 meter ke gerbang belakang (yang posisinya di sebelah kiri keraton).

Tiketing Keraton Yogyakarta

Tiketing Keraton Yogyakarta

Tiket masuk ke kawasan keraton ini cukup 5.000 saja untuk wisatawan dalam negeri, tetapi kalau membawa kamera ada tambahan charge 1.000 per device. Tiket ini tidak hanya untuk melihat tarian saja tetapi all pass kawasan keraton yang dibuka untuk umum.

Bangsal Sri Manganti Sudah Dipenuhi Pengunjung

Bangsal Sri Manganti Sudah Dipenuhi Pengunjung

Waktu saya sampai, pendopo tempat pertunjukan tari sudah dipenuhi oleh penonton dan klonengan gamelan sudah mulai terdengar. Sambil berkeliling untuk mencari tempat yang pas, tampak rombongan penari sedang bersiap tak jauh dari pendopo tersebut.

Pertunjukan Tari Di Mulai

Pertunjukan Tari Di Mulai

Tak lama kemudian penari pun memasuki serambi pendopo dan pentas dimulai. Setiap pementasan, penari diiringi langsung oleh musik gamelan lengkap dengan sindennya dan juga ada protokoler yang akan menjelaskan nama dan cerita dibalik tarian yang dibawakan. Tiap minggunya ditampilkan 3-4 tarian yang berbeda, tapi sayang karena saking asiknya nonton dan motret saya tidak begitu mendengar apa saja nama tarian yang ditampilkan ;-).

Tarian Kedua Yang Tidak Kalah Menarik

Tarian Kedua Yang Tidak Kalah Menarik

Setelah dua tarian ditampilkan, sebagai penutup dan paling menarik menurut saya adalah tarian yang kurang tau juga namanya tetepi intinya adalah menceritakan peperangan anatara Anoman vs Indrajit. Anoman dengan kostum kera putih dan Indrajit dengan riasan yang menyeramkan menampilkan tarian yang diselipkan adagan perkelahian membuat suasana menjadi seru! Pertunjukan pun ditutup dengan applause yang meriah. Setelah lama sekali tidak melihat pertunjukan tradisional, buat saya pertunjukan seperti ini tetap mempunyai magnet dan kharisma yang tidak akan tergantikan.

Anoman vs Indrajit

Anoman vs Indrajit

A people without the knowledge of their past history, origin and culture is like a tree without roots.

-Marcus Garvey-

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>