x+y a beautiful young mind

Movie Review X+Y (A Brilliant Young Mind) : Beautiful and Heartwarming Drama

Buat kamu yang sedang cari referensi film untuk di tonton weekend ini, cobalah cari film yang satu ini!

X+Y atau yang di release di US dengan judul A Brilliant Young Mind adalah british film yang di sutradarai oleh Morgan Matthews. Bergenre drama, film berdurasi 1 jam 50 menit  ini bercerita tentang seorang anak bernama Nathan yang di diagnosa menyandang autism dan juga syneasthesia warna dan pola (kondisi dimana seseorang bisa mendengar warna atau mengasosiasikan warna dengan sesuatu  yang lain seperti angka).  Dengan kondisinya tersebut, Nathan memiliki ketertarikan lebih dalam bidang matematika.

Dengan kelebihannya itu, Nathan pun “dititipkan” kepada guru matematika di sekolahnya (Mr. Humphreys), yang notabenya mempunyai pengalaman dalam International Mathematical Olympiad (IMO). Walau sebenarnya keberatan dan tidak terlalu percaya diri , sang guru yang menderita multiple sclerosis ini bersedia menjadi mentor Nathan.

Sama-sama merasa berbeda dengan orang lain disekitarnya, keduanya akhirnya memiliki ikatan yang kuat sampai akhirnya Nathan mempunyai cita-cita untuk juga bisa ikut serta dalam IMO. Bebarapa tahun kemudian, impian Nathan pun terwujud dengan ditunjuknya dia sebagai salah satu wakil UK dalam IMO. Endingnya? Ini yang harus kamu tonton sendiri, karena endingnya adalah salah satu poin plus dari film ini.

Dimana letak menariknya film ini?

Film yang terinspirasi dari film dokumenter dengan judul dan sutradara yang sama, menurut saya digarap dengan sangat cantik. Dari segi casting, sinematografi, emosi, bahkan soundtracknya pun semua menyatu dengan baik. Asa Butterfield sebagai Nathan, menurut saya cukup berhasil memerankan karakter seorang anak dengan kondisi spesial. Pemain pendukung yang lain juga turut membangun cerita dengan baik.

 Sutradara Morgan Mattews yang backgroundnya adalah sutradara film dokumenter, juga tampaknya berhasil membawa sedikit suasana dokumenter di film ini, sehingga alur dan angle yang menarik. Dengan sudut pandang Nathan yang memiliki  syneasthesia, membuat pengambilan gambar di beberapa part terasa hangat dan dramatis.

Hal lain yang menurut saya tidak bisa dipisahkan dari sebuah film adalah scoring dan soundtrack yang menyertai. Di dominasi oleh musik folk, menjadikan emosi film ini semakin terasa.

Overall, walaupun termasuk film drama film ini (menurut saya) tidaklah membosankan. A beautiful-heartwarming movie…yang pastinya sangat wajib untuk ditonton!

Rate : 9/10

One thought on “Movie Review X+Y (A Brilliant Young Mind) : Beautiful and Heartwarming Drama

  1. merlin says:

    iyey! me likey this movie! Filmnya edukatif buat penonton terutama para orangtua yang punya ABK (Anak Berkebutuhan Khusus). Cuma agak kecewa di endingnya aja. Nice review, buds!
    Keep posting yaaa

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>