Green Canyon Pangandaran

Body Rafting Green Canyon, Untuk Kamu Yang Suka Tantangan!

Hampir satu tahun yang lalu, kira-kira bulan November 2014, adalah kali pertama saya mencoba yang namanya body rafting, tepatnya di Green Canyon (Sungai Cukang Teneuh), Pangandaran. Kalau ada temen-temen yang belum pernah tau apa itu body rafting, bayangin aja kalau rafting pake prau karet itu yang digunain buat ngambang nyusurin sungai adalah prau karet, kalau body rafting berarti yang ngambang ya badan kita sendiri dengan menggunakan pelampung. Kebayangkah? Kalau belum, saya sih juga sebenernya baru tau bagaimana itu body rafting juga pas di TKP :mrgreen:  .

Trip yang satu ini sebenernya agak-agak random dan surprising buat saya. Berawal dari iseng pengen liburan weekend dan waktu cari-cari open trip ternyata yang available di minggu itu adalah ke Green Canyon, jadilah saya dan empat orang teman berangkat kesana hanya dengan modal “kayanya kalau dari foto-foto yang di sharing bagus nih”, tanpa bener-bener tau bakal ngapain aja disana.

Jumat malam, dengan menggunakan jasa Rani Journey sebagai tour operator, rombongan open trip ke Green Canyon yang berkisar 30 orang berkumpul di Plaza Semanggi dan  jam 22.00 bus pun berangkat menuju ke Pangandaran. Memakan waktu kurang lebih 10 jam perjalanan dari Jakarta, jam 08.00 kami pun tiba di kawasan wisata alam Green Canyon, Pangandaran. Sesampainya disana, pemandu mengarahkan kita untuk sarapan dan berganti pakaian untuk basah-basahan. Setelah itu kami dikumpulkan untuk diberi sedikit pengarahan mengenai body rafting nanti (walau udah dijelasin, masih ngawang juga bakalan seperti apa nantinya :roll: ) dan dipersilakan untuk memakai pelampung, helm dan sepatu karet untuk pelindung.

Pick Up Green Canyon

Groupfie Dengan Wajah-wajah masih Sumringah

Untuk menuju ke  Sungai Cukang Taneuh, yang merupakan titik awal dimulainya body rafting ini, kami diangkut menggunakan pick up dengan perjalanan sekitar 15 menit dari basecamp. Dimana dari tempat terakhir yang bisa dilalui pick up, kami pun masih harus tracking 1 kiloan munuju bibir sungai.

Penampakan Starting Point Body Rafting Sungai Cukang Taneuh

Guha Bau-Starting Point nya Body Rafting

Sesampainya di bibir sungai, lokal guide memberi arahan untuk kita membikin grup kecil yang terdiri dari 3-5 orang, dimana tiap grup ini nantinya akan dipandu oleh satu guide. Untuk masuk ke air di titik awal ini, peserta bisa memilih, mau lompat ke air dari atas batu dengan ketinggian 3 meter atau dengan cara biasa. Tapi kapan lagi ya kan bisa lompat-lompatan ke air kalau ga lagi begini 😀 . Setelah masuk ke air, grup kecil tadi harus membuat formasi  seperti main kereta-keretaan, orang ke 1 memegang belakang pelampung orang ke 2, dst.

Body Rafting Green Canyon

Begini Nih Yang Namanya Body Rafting

Nah…mulai dari sini, petualangan sebenarnya dimulai! Awalnya arus di sungai ini masih biasa, aja. Tapi…sekitar 300 meter setelahnya, didepan kami ternyata ada arus pertama yang lumayan kuat. Karena ga siap mesti gimana, grup saya pun pasarah aja ngikutin arus gitu aja dan akhirnya kepentok dinding sungai, lumayan panik juga sih 😯  . Dan disitu baru sadar..oh begini ternyata tantangannya body rafting :mrgreen:  . Kalau ibarat lagi main game, tantangan arus di Green Canyon ini ada Level 1, 2, dan 3. Dari yang lumayan kuat, kuat, dan kuat banget. Kalau memang kayanya terlalu berbahaya, biasanya kami diarahkan untuk jalan di bebatuan pinggir sungai.

Arus Sungai Cukang Taneuh Green Canyon

Arus Sungai Cukang Taneuh-Green Canyon

Sepanjang kurang lebih 10 km menyusuri sungai, pemandangan di Green Canyon ini didominasi pepohonan, dinding-dinding sungai berlumut, dan air yang semuanya serba hijau. Arus demi arus pun berhasil kita lewati dan sampai ditengah perjalanan, alhamdulillahnya ada check up point untuk beristirahat. Dan dengan 4 orang teman saya yang sempat kepisah grup selama perjalanan tadi, akhirnya bisa bertemu lagi dengan ekspresi pertama  “ampun deh..ga lagi-lagi begini”  😆  .

Perjalanan dimulai kembali, kali ini dengan harapan setengah perjalanan berikutnya lebih bersahabat. Apakah labih mendingan? Harapan tinggal harapan…dengan air arus yang makin deras, kali ini karena sedang musim hujan, ada satu arus yang  saking derasnya jadinya tidak aman untuk dilewati. Jadinya? kami pun harus memanjat tebing sungai untuk bisa melanjutkan perjalanan.

Antri Naik Ke Tebing Green Canyon

Antri Naik Ke Tebing

Dengan kondisi sudah lumayan capek pengalaman diatas tebing ini jadi lumayan dramatis. Dengan pemandangan di bawahnya arus sungai dengan batuannya, dinding-dinding sungai yang artistik ditambah lagi dengan rintikan air dari atas tebing menjadikan pemandangan dari atas sini sangatlah WOW. Akhirnya ya muncul juga pikiran “ga rugi kesini” :-) .

Salah Satu View Dari Tebing Green Canyon

Salah Satu View Dari Tebing Green Canyon

Setelah melewati tebing tadi, kita pun kembali masuk ke air..katanya sih udah mau sampai kita ketujuan akhir. Arus terakhir Sebelum mencapai Green Canyon adalah yang paling kuat menurut saya, sampai mesti tahan nafas agak lama didalam air. Tapi jangan salah, pemandangan setelah arus terakhir itu kalau boleh lebay bisa di bilang Heaven on Earth. Indah banget, bagus banget,…saking bagusnya saya sampai lupa buat ambil foto disini. Tak jauh setelah itu, akhirnya kita pun sampai di finish point yaitu “Green Canyon” 😎  .

Finish Point - Green Canyon

Finish Point – Green Canyon

5 Jam body rafting di Green Canyon, membawa kesan tersendiri buat saya. Walau kaki lecet, memar, tangan keriput dan hidung yang sensitif ini jadi mampet seharian..tapi, Green Canyon adalah salah satu tempat yang anda harus kunjungi, paling tidak once in your life. Tapi kalau sekarang saya ditanya, mau kesana lagi ga? 40% yes 60% no 😀

New Friend Green Canyon Pangandaran

New Memories, New Friends :)
28-30 Nov 14

One thought on “Body Rafting Green Canyon, Untuk Kamu Yang Suka Tantangan!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>